Sebuah kota yang selalu membuatku kagen...kangen menghirup udaranya...kangen bertemu dengan orang-orangnya...kangen menginjakkan kaki di tanahnya...makan dari padi yang tumbuh dari tanahnya...emmm...pokoknya semuanya selalu membuatku ingin kembali dan kembali pulang ke kampung halamanku itu...
Kampung??ya memang lebih layak disebut kampung dari pada kota...sangat jauh tentu dengan kota Jakarta, dimana aku menghabiskan waktu selama 4 tahun ini untuk berkutat dengan ilmu statistik...tapi cintaku pada Purworejo seperti tak pernah tergantikan...Lahir...besar...dan menghabiskan 17 tahun di kabupaten ini membuatku merasa sangat memilikinya....
Mungkin ini yang lantas membuatku memilih kabupatenku untuk menjadi daerah penelitian skripsiku...dari awal memang sudah ingin menulis tentang Purworejo, ketika topik ku ajukan, ternyata butuh konfirmasi, akhirnya aku ambil topik tentang perbandingan prestasi berdasar asal daerah yang diterima (maksudnya biar g repot konfirmasi)....tapi, setelah sampai dosen pembimbing topik itu diminta untuk diganti...sudah dipertahankan tapi tetap tak mampu dilanjutkan...rupanya takdir memang membawaku pada topik Purworejo...ku ajukan topik itu dan dengan perbaikan akhirnya diterima...saatnya memberi yang mampu aku beri ke Purworejoku tercinta...semoga dapat bermanfaat, aku begitu mengenal kabupaten itu dan semoga aku tau yang dapat dilakukan untuk Purworejo...
Kabupaten yang serba lengkap bentang alamnya....mau cari apa???pegunungan yang sawahnya terasering??silahkan datang ke daerah utara yang berbatasan dengan Magelang...udaranya masih dingin...sungai dengan batu-batu besar yang masih sangat jernih airnya...
Mau ke daerah dataran tinggi yang bisa puas menemukan buah manggis, duku, kopi, atau kambing etawa yang besarnya hampir menyerupai sapi...dan g ada di daerah lain??silahkan datang ke Kecamatan Kaligesing...berpetualang di kecamatan ini dengan motor (tentunya yang mampu diajak menerjang jalan berbatu dan menanjak) pasti menyenangkan...menyusuri 3 gowa di kecamatan ini tentu sangat menantang bagi mereka yang biasa disebut pecinta alam...
Atau ingin daerah yang lebih tinggi lagi???bisa ke Kecamatan Bruno, titik tertinggi di Kabupaten Purworejo, alamnya masih sangat asri dan udaranya yang masih jauh dari polusi kota Purworejo...dan masih banyak tempat lain yang termasuk dataran tinggi di Purworejo...
Udah yang tinggi2...mau liat yang dataran rendah sampai pantai??juga ada di kabupaten ini...silahkan bergerak ke arah selatan...akan menemukan luasnya samudera hindia di pantai selatan...banyak pantai di kabupaten ini, mulai Pantai Ketawang, Pasir Puncu, Glagah, Jati Malang, dan pantai lain sepanjang pantai selatan...kembali untuk para pecinta alam...susur pantai dengan sepeda sangat menyenangkan, habisi saja 4 pantai itu pasti cukup membuat terpesona dengan ombak pantai selatan yang terkenal menggulung-gulung dan tinggi...(jangan pernah mencoba berenang di pantai selatan, bukan takut nyi loro kidul tapi palung2 lautnya terkenal dalam dan ombaknya ganas....)
Sekarang liat kotanya yuk...tak jauh dengan jogja dan solo yang masih sarat dengan sejarah...kota Purworejo sendiri juga mempunyai sejarah yang unik...diceritakan sebagai bagian dari kerajaan mataram waktu itu, Purworejo yang dulu bernama Bagelen merupakan salah satu kota tua di Indonesia yang dulu sangat ramai...bahkan Purworejo konon diambil dari kata Purwo yang artinya (kira-kira) telah atau pernah, dan rejo yang artinya makmur, ramai, jaya, gitu deh...jadi dulunya kota ini sangat ramai dan makmurlah...lalu sekarang??? mari kita lihat....
Tata kotanya masih tempo dulu banget...pusat kota yang merupakan alun-alun diapit oleh masjid agung Purworejo dan Gereja terbesar di Purworejo di sisi barat dan timur... di selatan ada kantor bupati dan di utara ada pendawa kabupaten....menghabiskan malam di alun-alun pasti sangat memuaskan...berwisata kuliner malam hari pasti sangat puas...setiap malam akan buanyak sekali pedagang lesehan di alun-alun...menikmati malam di kota kecil ini sambil menikmati ronde yang hangat, atau es bubur kacang hijau yang segar, bakso, mie, pecel lele, sea food, dkk lengkap tersedia di sini, dijamin puas...Ada lagi...bagi yang mau menikmati duren, Purworejo juga terkenal sebagai penghasil duren, datang ke Kecamatan Bagelen pasti puas bila musim duren datang...
Atau bagi yang suka jalan-jalan pagi...silahkan sholat subuh di Masjid Agung yang terkenal dengan bedug nya yang TERBESAR DI DUNIA, banyak yang tidak tau mungkin...tapi bedug bagelen ini memang sangat besar dan terbuat dari satu pohon dan sudah berusia ratusan tahun...sekarang sih yang dipakai yang duplikatnya tapi...yang asli masih bisa dilihat kok...setelah sholat subuh, di alun-alun ada penjual soto dan bubur ayam yang yummi...biar laper mending joging dulu...satu putaran alun-alun penuh saja sudah cukup membuat peluh mengalir...dan melahap bubur ayam atau soto sebagai sarapan pasti serasa jauh lebih nikmat...(wuih...jadi pengen lagi makan di sana)...
Kalau masalah fasilitas memang masih sangat kurang...jauh dari kota lain seperti jogja atau bahkan magelang...jangan mencari mall di Purworejo, tak ada giant, carefur, matahari, kfc, pizza hut, mc D, atau apalah itu...yang ada adalah pasar Baledono yang lebih lengkap dari Giant, atau toko-toko baju di sepanjang jalan KHA Dahlan dan A.Yani yang tidak kalah dengan matahari, he...tapi kalau cuma nyari indomaret atau alfamart bertebaran dimana-mana kok, he...
Itulah...Purworejo sekarang, banyak ditinggalkan generasi mudanya untuk merantau karena merasa Purworejo tidak menjamin masa depannya, amat sangat perlu dibangun...dan semoga aku bisa ikut berkontribusi, meski aku juga ikut meninggalkannya, tapi aku ingin suatu hari nanti kembali ke kabupatenku itu dan memberikan yang terbaik untuk kabupatenku tercinta....
Kabupaten yang berpotensi sebenarnya tapi kok jadi g maju ya??padahal dulu kan ramai, makmur,...sekarang seperti ketinggalan dengan kabupaten di sekitarnya, ayo dunk bergerak...buat wong Purworejo yang baca semoga memotivasi untuk membangun kabupaten ini...
Intinya seperti apapun kabupatenku...I love it...aku bangga dan aku tetep cinta...dimanapun kaki ini berpijak kau tetap daerah pertama bagiku...yang lainnya adalah kedua...ketiga...dan seterusnya...
Bersambung...
(ditulis di Jakarta, daerah keduaku...(sementara ini...))